Kerajaan Negeri Padang Deli Tebing Tinggi Terima Kunjungan Kedatukan Batubara

Tebing Tinggi,  Suasana hangat penuh kehormatan menyelimuti Sekretariat Kerajaan Negeri Padang Deli Tebing Tinggi, yang berlokasi di Masjid Raya Nur Addin, Kota Tebing Tinggi, Senin (25/8). Kerajaan Negeri Padang Deli Tebing Tinggi menerima kunjungan silaturahmi dari Kedatukan Batubara dan Kedatukan Asahan sebagai bentuk penguatan ikatan budaya dan persaudaraan adat Melayu yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Dato’ Ismail dan Dato’ Hairul dari Kedatukan Batubara, serta Tengku Nanang dari Kedatukan Asahan. Rombongan disambut hangat oleh Mufti Kerajaan Negeri Padang Deli Tebing Tinggi, H. Khuzamri Amar, S.E., didampingi Dato’ Bentara Syamsul Rizal Tampubolon dan Dato’ Tungkat.

Dalam suasana yang penuh keakraban namun sarat nilai adat, pertemuan ini bukan sekadar kunjungan biasa. Dato’ Ismail menegaskan bahwa kunjungan ini adalah langkah nyata memperkuat silaturahmi dan komitmen bersama dalam menjaga warisan budaya serta adat istiadat Melayu yang mulai tergerus zaman.

“Kami datang bukan hanya membawa salam, tapi juga membawa niat tulus untuk bergandengan tangan menjaga pusaka budaya yang menjadi jati diri kita sebagai anak negeri,” ujar Dato’ Ismail dalam sambutannya.

Sementara itu, Mufti Kerajaan Negeri Padang Deli, H. Khuzamri Amar, S.E., menekankan pentingnya tanggung jawab moral dan spiritual dalam mengemban gelar adat.

“Mendapatkan gelar Dato’ bukanlah sekadar kehormatan simbolik. Ini amanah besar yang tak ternilai upahnya, karena merupakan ladang amal yang hanya Allah SWT yang mampu membalasnya,” ujar beliau dengan penuh haru.

Beliau juga mengingatkan bahwa dalam adat Melayu, setiap gelar yang disandang membawa tanggung jawab untuk menebar maslahat dan menjadi teladan bagi generasi muda.

Pertemuan silaturahmi ini ditutup dengan  harapan agar hubungan antar kedatukan dan kerajaan adat semakin erat, serta tetap istiqamah menjaga dan melestarikan nilai-nilai luhur budaya Melayu di tengah tantangan zaman modern.

Penulis : E.Nasution

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *