Di Balik Zona Nyaman, Ada Kesuksesan yang Menanti

Zona nyaman. Sebenarnya apa definisi dari zona nyaman itu ya? Zona nyaman adalah keadaan psikologis di mana seseorang merasa familiar, aman, dan terkendali. Biasanya zona nyaman itu rutinitas yang kita lakukan sehari hari dan cenderung sama. Zona nyaman juga biasanya seperti tempat yang jauh dari resiko dan terasa familiar.

 

Namun meskipun terdengar seperti tempat yang ideal, berada di zona nyaman terlalu lama akan menghambat pertumbuhan dan perkembangan diri tanpa kita sadari. Baik itu kesuksesan, karir, hubungan, atau proses pengembangan diri ada di luar zona nyaman kita.

1. Mengapa Zona Nyaman Membatasi Kesuksesan?

• Menghambat Kesuksesan. 

Saat merasa terlalu nyaman dengan keadaan, kita akhirnya memutuskan untuk berhenti belajar dan berkembang. Jadinya tidak ada proses pembelajaran, tidak ada tantangan, serta keputusan untuk tidak mengasah skill baru. 

• Membuat Kita Tertinggal. 

Orang-orang disekitar kita serta dunia akan terus berjalan. Jika kita tidak mau keluar dan hanya mau di zona nyaman saja, maka kita akan ketinggalan banyak hal. Dibandingkan orang-orang yang berani melangkah, kita hanya ‘stuck’ disitu-situ saja baik dari pemikiran, sikap, juga kerjaan. 

• Memicu Rasa Takut.

Terlalu lama berada di zona nyaman dan terbiasa dengan suasananya, biasanya akan membuat kita terlena hingga memicu rasa takut penolakan, gagal, hingga ketidakpastian. Akibatnya, kita enggan mengambil resiko yang sebenarnya dibutuhkan untuk maju.

2. Mendorong Diri Keluar dari Zona Nyaman

• Mulai dari Hal Kecil. Memutuskan perubahan besar tidak perlu dengan gebrakan besar juga. Mulai saja dengan hal kecil. Misalnya mencoba makanan baru, mengambil rute yang berbeda dari biasanya. Bisa juga menyapa orang-orang dengan ramah atau melakukan kegiatan kecil yang tidak pernah terpikirkan. 

• Terima Kegagalan. 

Kegagalan itu bagian dari proses. Setiap orang pasti pernah gagal. Hal yang terpenting bagaimana memaknai bangkit dan belajar dari kegagalan tersebut.

• Ubah Pola Pikir.

Daripada melihat bahwa segala sesuatu hal baru itu seperti ancaman atau hal yang menyusahkan, coba lihat dari sudut pandang yang berbeda, sebagai bagian dari pembelajaran. Coba ubah kata “tidak bisa” menjadi seperti “saya akan mencoba”

• Tantang Diri Sendiri.

Coba menetapkan tantangan untuk melihat kemampuan diri. Jika biasanya hanya membaca buku fiksi, coba mula baca buku non-fiksi atau hal hal yang tidak berani kita mencoba. 

• Minta Dukungan Orang Terpercaya. 

Dukungan orang-orang yang mengetahui kita ternyata begitu pengaruh terhadap apapun yang akan kita perbuat. Jadi, jika kita memutuskan mencoba hal baru, beranilah untuk dukungan atau saran agar bisa berkembang lebih hebat lagi. 

3. Kesimpulan

Berani keluar dari zona nyaman memiliki manfaat yang besar. Misalnya kita bisa mengetahui potensi yang kita miliki, dan berani untuk mengeksplornya. Atau bisa mencapai tujuan yang kita inginkan meskipun awalnya kita tidak berani atau sekedar tidak percaya diri.

Meskipun mencoba keluar dari zona nyaman itu itu tidak mudah juga tidak nyaman, percayalah itu hanya sementara. Sebab, ada versi terbaik dari diri kita yang lebih sukses, yang lebih tangguh menanti kita di masa depan. Semangat berproses ya!

Amelia Novita Gosal/Author Prestma 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *