Sunyi merambat di antara batu nisan
angin berdesir membawa bisikan
tentang hidup yang pernah melintas
dan kini diam, tak lagi membalas
Daun gugur menyelimuti tanah
menutupi jejak yang dulu megah
Tak peduli siapa yang datang
semua jiwa akhirnya tenang
Tak ada ambisi, tak ada gelar
hanya nama dan tanggal yang terukir pudar
Yang menangis pun kelak menyusul
karena dunia bukan tempat yang kekal
Kematian bukan akhir cerita
hanya gerbang menuju rahasia semesta
Di sana, sunyi berbicara jujur
dan waktu tak lagi mengukur