Siapapun di dunia ini pasti pernah berhadapan dengan segala pengalaman buruk. Entah itu gagal di tes, putus cinta, masalah di kantor atau sekolah, dan lain sebagainya. Setiap pengalaman itu membawa sejuta perasaan aneh. Entah itu mau sedih, terpuruk, meringis, hingga galau.
Momen momen tidak mengenakkan tersebut bisa saja membawa kita terpuruk atau justru sebaliknya. Hanya jika kita mau melihat sisi baik dari pengalaman ‘apes’ tersebut. Bagaimana caranya ya?
1. Belajar Menerima Hal ‘Buruk’ itu. Hal yang bisa dilakukan ketika mendapatkan pengalaman buruk, yaitu belajar menerimanya. Belajar menerima bahwa hal tersebut bukanlah akhir dari dunia. Dengan begitu, jika ikhlas, maka kita sudah belajar untuk legowo. Justru menyimpan kesal cuma seperti bom waktu saja dan tidak ada gunanya.
2. Bedah Kasus Soal Pengalaman Buruk. Setelah perasaan menjadi lebih baik, coba merenungi dan jujur terhadap diri sendiri. Momen ini bisa dikatakan penting, agar kedepannya, setiap kita bisa lebih berhati hati dan belajar dari pengalaman.
3. Ubah Energi Negatif, Jadi Positif. Setelah belajar menerima emosi negatif, penting diketahui jika memendam emosi negatif adalah hal yang sia-sia. Jadikan pengalaman buruk yang terjadi sebagai pemicu pembelajaran kedepannya dengan hati hati dan sikap positif.
4. Buat Visi Masa Depan Dan Tata Lebih Baik. Setelah melewati pengalaman yang tidak mengenakkan, kita sudah banyak belajar dari yang terlewat. Gunakan masa ini untuk belajar lebih giat, introspeksi diri, agar kedepannya menjadi pribadi yang lebih kuat, lebih bijak dan lebih matang. Jangan lupa, realisasikan pembelajaran dan buat aksi nyata untuk kedepannya.
Setiap pengalaman buruk memang akan membawa banyak hal yang terkadang sulit untuk dicerna. Namun, perlu diketahui juga, semua pengalaman tersebut merupakan bagian dari proses hidup. Jangan biarkan hal buruk menjadi masalah yang berlarut larut.
Kita harus punya tekad untuk terus memperbaiki diri. Jadikan hal buruk ini sebagai batu loncatan agar bisa melompat lebih tinggi lagi. Siap berproses lebih baik dan positif lagi ya! Siap ubah hal buruk jadi gemilang!
Amelia Novita Gosal/Author Prestma