Santri Komplek H Krapyak

Di serambi malam Krapyak yang teduh,

santri-santri duduk bersarung rapi,

mata berbinar, hati menyatu,

dengan ilmu, adab, dan mimpi.

 

Gus Kelik tersenyum dalam kenangan,

jejak langkahnya masih berbisik lembut,

doa-doanya menjadi cahaya,

yang tak padam meski jasad telah surut.

 

Di sisi beliau, Gus Yahya berdiri teguh,

membawa amanah hingga ke PBNU,

dari majlis kecil di pesantren sunyi,

ke panggung besar umat dan negeri.

 

Wahai ruh mulia Gus Kelik,

kami kirim Al-Fatihah penuh cinta,

semoga Allah limpahkan rahmat,

di taman surga, tempat istirahatmu yang indah.

 

Santri Krapyak akan selalu ingat,

bahwa perjuangan tak berhenti di nisan,

ilmu dan keikhlasanmu abadi,

menjadi pelita bagi generasi-santri.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *