Mahasiswa KKN UINSU 2025 Hadirkan Inovasi cemerlang untuk desa : Pelatihan Pembuatan Sabun & Produk Tanaman Pembasmi Hama, di Dusun XII Benteng Rejo, Langkat.

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) tahun 2025 membuktikan kreativitas dan kepedulian mereka dengan menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat Dusun XII Benteng Rejo, Langkat. Melalui program unggulan, mereka menggelar pelatihan pembuatan sabun cuci piring serta produk berbahan tanaman pembasmi hama. Pada Minggu, 24 Agustus 2025.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan praktis, tetapi juga membuka peluang baru dalam pengembangan ekonomi desa. Sabun hasil pelatihan dibuat dari bahan-bahan ramah lingkungan, sedangkan produk tanaman pembasmi hama dirancang untuk menjaga tanaman pertanian secara alami tanpa bahan kimia berbahaya.

 

Dalam sesi pelatihan, Cindy dan Rima, mahasiswa KKN selaku pemateri, menjelaskan secara rinci cara pembuatan sabun cuci piring yang sederhana dan ekonomis. Cindy menyampaikan, “Proses pembuatan sabun ini menggunakan bahan ilmiah sederhana yang mudah didapatkan, dan terjual juga di Shopee . Ini sangat potensial untuk dijadikan sarana usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bisa meningkatkan pendapatan keluarga.”Rima menambahkan, “Dengan sabun yang ramah lingkungan dan efektif membersihkan, kami berharap warga bisa mengembangkan usaha sabun cuci piring sebagai produk unggulan desa yang berkelanjutan.”

Aditya Bayu, Mahasiswa KKN selaku pemateri produk tanaman pembasmi hama, juga menjelaskan: “Kami mengajarkan cara membuat produk tanaman pembasmi hama alami ini dari tanaman lokal yang aman dan efektif mengendalikan hama tanpa merusak lingkungan. Ini penting agar petani bisa melindungi tanaman secara sehat dan berkelanjutan.”  

Dia juga menambahkan, “Dengan produk ini, desa tidak hanya bebas dari bahan kimia berbahaya, tapi juga punya potensi usaha baru yang ramah lingkungan dan menguntungkan.”  

Dia juga menambahkan, “Dengan produk ini, desa tidak hanya bebas dari bahan kimia berbahaya, tapi juga punya potensi usaha baru yang ramah lingkungan dan menguntungkan.”

 

Masyarakat Dusun XII sangat antusias mengikuti pelatihan ini, yang sekaligus menjadi ajang berbagi ilmu dan mempererat tali persaudaraan. Inovasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan warga desa sekaligus memajukan potensi lokal secara berkelanjutan.

Dengan langkah penuh semangat, mahasiswa KKN UINSU 2025 menunjukkan bahwa kolaborasi antara ilmu pengetahuan dan masyarakat desa dapat menghadirkan perubahan positif yang nyata. Desa Benteng Rejo kini memiliki bekal baru untuk berkembang lebih mandiri dan sejahtera.

 

Reporter : Mahasiswa KKN UINSU Dusun XII benteng Rejo 

Editor : Aqimah Al Hanifah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *