Dari kecil, kita pasti sudah akrab dengan vitamin. Entah untuk dukung nafsu makan, tumbuh kembang, hingga jaga daya tahan tubuh. Begitu dewasa, kita semakin bergantung minum vitamin demi dukung kinerja tubuh kita.
Tapi apa benar, vitamin menjadi satu-satunya cara untuk menjaga kesehatan? Apa perlu bergantung pada vitamin setiap saat? Penting untuk diingat bahwa, kesehatan yang optimal itu, adalah hasil dari kombinasi gaya hidup sehat secara keseluruhan.
Artinya, kita bisa mengusahakan diri sendiri tanpa perlu bergantung pada vitamin. Tapi bagaimana caranya? Mari kita bahas lebih mendalam agar kita bisa mencapai kesehatan secara optimal tanpa mengandalkan suplemen semata.
I. Nutrisi Sejati: Kekuatan Makanan Utuh. Memakan makanan utuh seperti whole food, misalnya, sayur, biji-bijian, buah, protein tanpa lemak, ternyata jauh lebih unggul daripada memanfaatkan suplemen. Ternyata, makanan ini mengandung sinergi nutrisi vitamin (vitamin, serat, protein, karbohidrat dan fitonutrien) yang bekerja sama untuk dukung tubuh mendapatkan nutrisi yang tepat.
Mengusahakan membeli buah dan sayur yang alami adalah salah satu langkah tepat mendapatkan vitamin yang alami. Mengganti nasi putih dengan karbohidrat lain juga bisa menjadi alternatif baru selain memakan nasi. Jangan lupakan sumber protein yang tepat dan mengusahkan lemak sehat. Dan usahakan hindari makanan olahan untuk kebaikan tubuh.
II. Gerak Aktif: Fondasi Kesehatan Fisik. Mungkin ini sudah menjadi rahasia umum. Rajin bergerak dan berolahraga secara teratur menjadi salah satu kunci mendapatkan tubuh yang sehat hingga dimasa tua. Banyak dampak baik yang bisa kita dapatkan saat rajin berolahraga seperti jantung yang sehat, peningkatan kualitas tidur, meningkatkan kualitas tulang dan sendi serta mampu mengelola stress dengan baik.
Tidak perlu berolahraga secara ekstrim, ingat, konsistensi adalah kunci. Mulai dengan rajin bergerak ringan, jalan kaki santai, jogging, dan mengusahakan agar tubuh terus bergerak aktif disela kegiatan kita. Jangan juga lupakan latihan kekuatan, agar ketika kita semakin tua, massa otot kita tidak berkurang.
III. Tidur Berkualitas: Pemulihan Total untuk Tubuh dan Pikiran. Tidur adalah kebutuhan wajib bagi setiap makhluk hidup. Jika kualitas tidur kita kurang, juga akan berdampak pada mood, penurunan fungsi kognitif, peningkatan resiko berbagai penyakit.
Usahakan untuk mengatur jadwal tidur yang tepat waktu. Untuk membangun jadwal harian yang konsisten memang tidak mudah, namun mengusahakan tidur yang cukup dan terjadwal akan meningkatkan kualitas tidur yang baik. Dan yang terpenting, sebelum tidur, kurangi penggunaan handphone sebelum tidur.
IV. Kelola Stress: Penjaga Keseimbangan Mental dan Fisik. Tubuh yang stress berkepanjangan akan memicu penurunan fungsi tubuh. Dan akan mempengaruhi berbagai kesehatan dalam tubuh. Usahakan mampu kelola stress dan cari bantuan profesional jika dirasa tidak mampu mengatasinya.
V. Hidrasi Optimal: Pilar Tersembunyi Kesehatan. Rutin minum air adalah kunci hidrasi yang tepat. 8 gelas sehari untuk kebutuhan minum air yang cukup. Sebab, jika tubuh tidak terhidrasi dengan baik, maka, tubuh akan mengalami dehidrasi dan gangguan fungsi tubuh.
VI. Kesimpulan. Mengupayakan kesehatan adalah proses jangka panjang yang membutuhkan konsistensi yang disiplin. Jangan mengharapkan hasil yang instan karena tubuh juga perlu penyesuaian yang tepat. Bangun kebiasan baik itu perlahan namun pasti.
Jadi usahakan untuk mengambil langkah kecil yang berarti. Memang tidak mudah untuk memulai hidup sehat, apalagi berusaha untuk mencoba gaya hidup sehat minim suplemen. Namun, setiap tindakan baik ini, akan memberikan manfaat bagi tubuh kita kelak dimasa tua. Jangan terlalu keras pada diri sendiri, pelan namun pasti, ayo usahakan hidup sehat itu, tanpa perlu minum suplemen. Demi hidup sehat, di masa tua nanti!
Amelia Novita Gosal/Author Prestma