Breaking News
1 Syukuran dan Halal bi Halal Keluarga Besar Ayek Nurjani
2 Syukuran dan Halal bi Halal Keluarga Besar Ayek NurjaniBaik, saya perbarui dengan penyebutan tanggalnya. — Syukuran dan Halal bi Halal Keluarga Besar Ayek Nurjani Pada hari Ahad, 29 Maret 2026, keluarga besar Buya Khaidir Sulaiman mengadakan acara syukuran sekaligus Halal bi Halal keluarga besar Ayek (nenek) Nurjani. Pertemuan penuh kehangatan ini mempertemukan empat keluarga besar: keluarga Buya Sabaruddin Guci, Buya Nurdin, Buya Khaidir Sulaiman, dan Andeh Ida. Acara dilaksanakan di kediaman anak tertua Buya Khaidir Sulaiman, Prof. Khairun Nisa, yang berada di Kompleks Universitas Sumatera Utara dan saat ini diamanahi sebagai Dekan Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara. Suasana acara terasa bahagia, riang namun tetap sederhana, mencerminkan kehangatan keluarga yang berkumpul dalam kebersamaan. Kegiatan diawali dengan pengantar oleh salah satu menantu keluarga, Jufri dari Tebing Tinggi. Setelah itu dilanjutkan dengan arahan dan silaturahmi yang disampaikan oleh Buya Khaidir Sulaiman. Suasana kekeluargaan semakin hangat ketika tausyiah disampaikan oleh Dr. Nuhung, suami dari Prof. Khairun Nisa. Acara berlangsung dari siang hingga sore hari, dihadiri oleh anak, menantu, cucu, cicit, serta keluarga besar lainnya. Kebersamaan ini juga semakin istimewa karena bertepatan dengan hari jadi ke-22 Nur Hikmatul Fadilah, anak kedua dari Prof. Khairun Nisa. Pertemuan ini menjadi momen mempererat silaturahmi, memperkuat kasih sayang antar generasi, sekaligus menghidupkan kembali nilai-nilai kekeluargaan yang diwariskan oleh Ayek Nurjani. Semoga kebersamaan seperti ini terus terjaga dan menjadi sumber keberkahan bagi seluruh keluarga besar. 🤲
3 Bawa Misi Dakwah ke Dunia Digital Berbasis AI, Mahasiswa KPI Magang di Jepara Cerdas
4 Lawan Hoaks Sejak Dini, LPM IDE@ UNISNU Bekali Pelajar SMK Islam Tsamrotul Huda Literasi Digital
5 Jogja Kota Istimewa yang Selalu Dirindukan
6 Keluarga Rembang Yogyakarta Gelar Fun Badminton di KPMB Arena

News Room

View All

Syukuran dan Halal bi Halal Keluarga Besar Ayek Nurjani

Syukuran dan Halal bi Halal Keluarga Besar Ayek NurjaniBaik, saya perbarui dengan penyebutan tanggalnya. — Syukuran dan Halal bi Halal Keluarga Besar Ayek Nurjani Pada hari Ahad, 29 Maret 2026, keluarga besar Buya Khaidir Sulaiman mengadakan acara syukuran sekaligus Halal bi Halal keluarga besar Ayek (nenek) Nurjani. Pertemuan penuh kehangatan ini mempertemukan empat keluarga besar: keluarga Buya Sabaruddin Guci, Buya Nurdin, Buya Khaidir Sulaiman, dan Andeh Ida. Acara dilaksanakan di kediaman anak tertua Buya Khaidir Sulaiman, Prof. Khairun Nisa, yang berada di Kompleks Universitas Sumatera Utara dan saat ini diamanahi sebagai Dekan Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara. Suasana acara terasa bahagia, riang namun tetap sederhana, mencerminkan kehangatan keluarga yang berkumpul dalam kebersamaan. Kegiatan diawali dengan pengantar oleh salah satu menantu keluarga, Jufri dari Tebing Tinggi. Setelah itu dilanjutkan dengan arahan dan silaturahmi yang disampaikan oleh Buya Khaidir Sulaiman. Suasana kekeluargaan semakin hangat ketika tausyiah disampaikan oleh Dr. Nuhung, suami dari Prof. Khairun Nisa. Acara berlangsung dari siang hingga sore hari, dihadiri oleh anak, menantu, cucu, cicit, serta keluarga besar lainnya. Kebersamaan ini juga semakin istimewa karena bertepatan dengan hari jadi ke-22 Nur Hikmatul Fadilah, anak kedua dari Prof. Khairun Nisa. Pertemuan ini menjadi momen mempererat silaturahmi, memperkuat kasih sayang antar generasi, sekaligus menghidupkan kembali nilai-nilai kekeluargaan yang diwariskan oleh Ayek Nurjani. Semoga kebersamaan seperti ini terus terjaga dan menjadi sumber keberkahan bagi seluruh keluarga besar. 🤲

Bawa Misi Dakwah ke Dunia Digital Berbasis AI, Mahasiswa KPI Magang di Jepara Cerdas

Lawan Hoaks Sejak Dini, LPM IDE@ UNISNU Bekali Pelajar SMK Islam Tsamrotul Huda Literasi Digital

Inspiratif

View All

Education

View All

Lifestyle

View All

Muhammadiyah: Mitra Kritis, Bukan Oposisi

  Oleh : Jufri Ada masa, sekitar tahun 2017 hingga awal 2020-an, ketika perbandingan antara Muhammadiyah dan beberapa organisasi lain sering terdengar di ruang publik. Nada yang muncul tidak selalu ramah. Muhammadiyah disebut terlalu lunak,…

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia: Energi, Kekhawatiran, dan Harapan yang Tidak Boleh Padam

Oleh : Jufri    Di tengah kekhawatiran banyak pihak terhadap krisis energi, khususnya BBM sebagai ekses dari konflik di Timur Tengah yang belum juga menunjukkan tanda-tanda akan berakhir, saya mencoba berhenti sejenak—tidak sekadar membaca berita,…

Ketika Tawa Menjadi Bahasa Kekecewaan.

Oleh : Jufri    Beberapa waktu terakhir, saya sering mendengar satu kalimat yang diucapkan dengan nada santai, bahkan disertai tawa: “Gibran saja bisa jadi wapres, masa itu saja nggak bisa.” Kalimat ini terdengar ringan, seolah…

Categories